everyday is fun


Tidak ada yang lebih funky selain bangun pagi dan keluar flats dengan kostum: jeans, dan lapisan sweaters, dan coat, dan gloves, dan kamera, dan sneakers, dan apapun, dan tidak lupa, kupluk bulu musang! Dan Kemudian bergegas menuju lift.

Beberapa detik sebelum pintu lift tertutup, tiba muncul seorang Jepang tergesa yang menyelinap masuk ke dalam lift sambil cengar-cengir. Gayanya membuat teori style funky saya tadi menjadi luar biasa termentahkan dan tidak valid, yeah his outlook definitely was the definition of ‘fashion’ at the moment. Ada-ada saja orang luar itu, mungkin ini interface pertama saya di sebuah workshop bernama ‘cityscapers’ yang akan selanjutnya dibeberkan pada paragraph naratif di bawah ini. Read the rest of this entry »

Advertisements


BONBIN BIMBANG PART 2

Perjalanan belum berakhir, gw ama Erik memasuki daerah konservasi burung. Ga sengaja, kita jadi saksi burung merak yang lagi horny, dia ngejar-ngejar si cewenya ampe si cewenya puyeng. Merak-merak yang lain berdiri ngeliatin. Ada yang jadi penghulu, yang nyediain parasmanan dan tentunya pasukan merak berbatik. ( Emang kondangannnn??) Setelah puas liat merak kawin, gw ama Erik ngadatengin kandang burung kakaktua dan terjadilah perbincangan yang sangat serius.
Read the rest of this entry »


BONBIN BIMBANG PART 1

Rabu sore, Erik tiba-tiba dapet ide buat bertandang ke kebon binatang. Akhirnya, demi menjaga silahturahmi antara sesame manusia dan binatang gw n Erik nyampe di bonbin di sore-sore cantik gitu. Dari Monik kita langsung meluncur ke daerah taman sari. Nyampe disana kita culang-cileung, larak lirik, tengok kanan kiri kemana dan sama sapa aja kita bakalan sasadu.
Read the rest of this entry »

Ditto dan Anggi adalah sepasang desainer muda yang bekerja di Monikceltic. Untuk lebih mengakrabkan diri mereka melakukan interview ke satu dengan yang lainnya, dan inilah hasilnya, sebuah rentetan hasil copy paste dari Yahoo! Messenger. ck ck ck…

Dittopadie : interview woy!
milosundae: sok mulai kamu duluan dit
milosundae: gantian
dittopadjie: oke
milosundae: mana pertanyaannya?
dittopadjie: inspirasi desain kamu dari apa?
dittopadjie: oke..serius
milosundae: kalo dari seniman sih inspirasinya dari yoshitomo nara, berbau charachter gitu, trus guilty pleasurenya ke arah urban art Read the rest of this entry »

Suatu malam yang tentram di Monik House dibuat meriah dengan hadirnya Sogi tanpa pakaian. Sehingga akhir nya kami memberikan beberapa produk Monik untuk digunakannya.

Tags: ,

Michael Nace
The Voyage Out
Minority Records / Myrrrr Records Indonesia
Adalah singer songwriter dengan lagu-lagu yang khas folk seperti Nick Drake, Andrew Bird dan Leonard Cohen. Menciptakan lagu-lagu yang peka dengan dominasi petikan gitar akustik yang lembut, dan suara Nace yang hushky. Seperti pada lagu “Time Passes” yang memiliki petikan gitar menenangkan, begitupula track-track lain yang semuanya memiliki melodi yang tentram dan cenderung sentimentil.

Dapat dibeli di
Monik House
Jl.Dr.Setiabudhi 56
Bandung
40141

*artikel sebelumnya dimuat di majalah Network MNC.

cover tangtypeTangtype adalah Jean-Francois dan Julie Cambier dari Brussels, Belgia, mereka memainkan musik experimental, dengan aransemen eksplosif dan intuitif, dimana mereka menggabungkan berbagai bunyi-bunyian instrumen akustik dan elektronik namun masih memiliki nuansa pop didalam struktur chaos yang mereka ciptakan.

Secara mudah album Flake Out ini buat kamu yang suka Slint, Mogwai, God Speed You Black Emperor, dan mencari bentuk experimentasi yang lebih absurd namun masih dalam memiliki sentuhan pop yang manis.

Album ini di Indonesia didistribusikan oleh Myrrrr , tersedia di
MonikHouse
Jl.Dr.Setiabudhi 56
Bandung
40141
http://www.myspace.com/tangtype

*review previously posted at Sugarpop